![]() |
| Puncak Kenteng Songo Merbabu |
Di sini saya hanya berbagi tentang pengalaman saya dalam waktu yang lalu. Ketika saya bersama teman-teman waktu itu melakukan pendakian di Gunung Merbabu via cuntel dalam keadaan cuaca yang kurang bersahabat. Sekitar pukul 10.00 WIB rombongan teman-teman sudah mulai mendaki, tetapi saya berdua dengan teman saya menyusul sekitar pukul 12.00.WIB. Saat itu kami berdua mulai memasuki hutan tiba-tiba hujan deras tak terhindarkan, kamipun terus mendaki hingga pos bayangan 1 untuk berteduh dan ganti celana pendek. Setelah agak reda kamipun meneruskan perjalanan lagi sesampai di persimpangan saat itu kabut sangat tebal hingga kamipun tersesat tidak mendapatkan jalur dan kamipun memutuskan untuk kembali lagi pada titik persimpangan itu lagi. Sampai di persimpangan kami lanjutkan pendakian dengan trek sesuai jalur. Akhirnya kami berdua bertemu rombongan teman-teman kami di pos 2. Mulai dari pos tersebut kita tak lepas dari kabut, badai yang begitu kencang dan hujan yang terus mengguyur. Akhirnya kamipu berhenti dan memutuskan mendirikan camp di pos 3. Setelah semua tenda dibangun kamipun memasak dan selesai makan sore kami isturahat untuk meneruskan pendakian esok hari untuk mencapai puncak yang menjadi tujuan kami.
Setelah pagi hari tiba ternyata keadaan cuaca tak menampakkan cerah tetapi kami tetap melakukan pendakian sekitar pukul 08.00 setelah kami sarapan pagi. Semakin ke atas ternyata semakin kencang badai dan kabut juga semakin tebal hanya hilang sekilas tetapi muncul lagi. Perjalanan yang melelahkan dan penuh tantanganpun kami lewati dan akhirnya kami beserta seluruh rombongan sampai puncak KENTENG SONGO. Alangkah kaget dan sangat prihatin saya terhadap aksi corat-coret yang dilakukan tangan-tangan tidak bertanggung jawab. Terlihat jelas seperti pada gambar itu merupakan kenteng yang berada di puncak Gunung Merbabu tetapi tampak tidak indah lagi batu-batu itu karena dicorat-coret oleh para pendaki lain yang tanganya tudak bertanggung jawab. Seharusnya kita menjaga bukan malah merusak keindahan alam kita sendiri, kalau bukan kita yang menjaga lalu siapa lagi. Saya hanya berpesan kepada teman-teman sekalian janganlah melakukan aksi VANDALISME di hutan kita, marilah kita jaga keindahan alam kita agar tetap indah dinikmati oleh anak-cucu kita kelak. SALAM LESTARI
1 comment
Tags:
pendakian














